By : Bagas Aulia Kautsar


And it's Arsenal... Arsenal FC... We're far by the greatest team... The world has ever seen!

Wednesday, December 14, 2016

Ending 14 Unbeaten Run in Premier League

Cech sampai maju ke kotak penalti untuk mencetak gol penyeimbang

LIVERPOOL - Arsenal harus rela mengakhiri perjalanan tak terkalahkan mereka selama 14 pertandingan di Liga Primer setelah takluk dari tim asal kota Liverpool, Everton. Pada laga yang digelar di Goodison Park pada Selasa (13/12) tersebut, The Gunners kalah 2-1 berkat gol dari pemain-pemain bertahan tuan rumah.

Kedua tim datang dengan motivasi yang berbeda. Everton sebagai tuan rumah berhasrat untuk bangkit setelah hanya memperoleh sekali kemenangan dari 10 pertandingan terakhirnya. Berbeda jauh kondisi yang dibawa tim tamu. Arsenal telah berturut-turut melakoni 14 pertandingan Liga Primer tanpa kekalahan, serta memiliki rekor tandang terbaik di antara seluruh tim divisi teratas di Inggris pada musim ini. Skuat meriam muda juga bertekad kembali menduduki puncak klasemen sementara.

Modal tersebut setidaknya memberikan gambaran mengenai jalannya pertandingan dalam 20 menit pertama. Arsenal menguasai permainan dan mendapat kesempatan tendangan bebas pada menit ke-20. Coquelin yang menguasai bola dijatuhkan oleh Jagielka tepat di depan garis kotak penalti. Lantas wasit Mark Clattenburg memberikan kartu kuning kepada Jagielka. Sanchez kemudian berhasil mengeksekusi freekick dengan melengkung dan bola masuk ke gawang kiper Stekelenburg setelah sempat mengenai kaki Ashley Williams. One nil to the Arsenal.

Selepas gol tersebut, justru tim tuan rumah yang berbalik menguasai lapangan. Alhasil semenit jelang turun minum, bek Coleman berhasil menyamakan kedudukan menjadi 1-1. Umpan lambung Baines dari sisi kiri berhasil menusuk ke depan gawang dan disambut Coleman dengan sundulan. Skor 1-1 bertahan hingga paruh pertama petandingan.

Arsenal berusaha untuk lebih banyak menguasai bola dan menekan pertahanan Everton selepas istirahat. 8 menit setelah kick-off, Ozil mendapatkan peluang emas mencetak gol. Sanchez berlari ke ujung kiri kotak penalti, kemudian melepaskan umpan tarik kepada Ozil. Ia melepaskan tendangan first-time kidal yang melengkung indah. Namun sayang bola sedikit melambung di atas mistar.

Wenger memasukkan Giroud dan Iwobi pada menit ke-71 menggantikan Walcott dan Chambo yang terlihat kurang efektif dalam membangun serangan. Namun justru serangan Arsenal semakin tumpul dan tidak berbahaya bagi Everton.

The Toffees, julukan Everton, justru berhasil membalikkan skor menjadi 2-1 ketika laga tersisa 5 menit. Kali ini Williams membayar kesalahannya dengan sebuah gol setelah ia turut bersalah dalam terciptanya gol Sanchez. Tendangan pojok dari Ross Barkley disambut oleh Williams yang tak terkawal di depan gawang, kemudian ia melepaskan sundulan ke kiri gawang yang kosong. Publik tuan rumah bersorak merayakan keunggulan 2-1 tim kesayangannya.

Menit ke-90+3, Jagielka diusir wasit setelah melakukan pelanggaran terhadap pemain pengganti Lucas Perez. Dari freekick hasil pelanggaran tersebut, Arsenal kembali membangun serangan untuk setidaknya menyamakan kedudukan. Sampai-sampai Cech maju ke kotak penalti membantu serangan. Umpan Sanchez dari sisi kiri kotak penalti ditepis oleh Stekelenburg, kemudian bola liar dimanfaatkan Monreal dengan tendangan ke gawang. Sepakannya diblok oleh Coleman dan kembali menghasilkan bola liar. Bola terakhir dilepaskan Iwobi ke pojok gawang, namun dengan cepat diblok oleh Baines dan tidak terjadi gol. Skor 2-1 tetap bagi tuan rumah hingga pertandingan usai.

Jumpa pers usai pertandingan meninggalkan komentar-komentar bernada kecewa dari sang manajer, Arsene Wenger. "Kami memulai dengan baik dan mengontrol permainan," ujranya. "Setelah itu kami sedikit kehilangan urgensi dan Everton membuat pertandingan berjalan keras. Sejak saat itu kami menyia-nyiakan kesempatan. Mereka sungguh mengganggu permainan kami, mereka bermain kompetisi yang nyata dan di akhir kami kalah oleh dua sundulan dari dua bek."

Wenger melanjutkan, "Saya percaya itu membuat frustrasi, kalah di 5 menit terakhir pertandingan dengan sundulan seperti itu dan gol pertama juga merupakan sundulan. Anda bisa saja mengaharapkan Lukaku yang mencetak gol melawan kami, namun ini bukan caranya kebobolan dua gol di sini."

Dengan kekalahan tipis ini, Arsenal harus rela mengakhiri perjalanan 14 pertandingan tak terkalahkan secara beruntun di Liga Primer. Skuat asuhan Wenger harus cepat bangkit dan lebih bersiap dalam menghadapi partai selanjutnya. Pasalnya, The Gunners akan menghadapi lawan yang berat, Manchester City, dalam lanjutan pekan ke-17 Liga Primer yang digelar di Etihad Stadium pada Minggu (18/12) 16.00 GMT.

Pic.: Arsenal

No comments:

Post a Comment