By : Bagas Aulia Kautsar


And it's Arsenal... Arsenal FC... We're far by the greatest team... The world has ever seen!

Sunday, December 4, 2016

Imbang Ketiga Kalinya

Para pemain menyaksikan bola pantulan kaki Verratti masuk ke gawang PSG

LONDON - Para punggawa Arsenal harus puas menerima hasil imbang ketiga kalinya secara berturut-turut di semua kompetisi. Setelah imbang melawan Spurs dan MU di Liga Primer, The Gunners kembali gagal meraup poin penuh dalam laga berat melawan Paris Saint Germain (PSG) yang digelar di Emirates Stadium pada Rabu (23/11) 19.45 GMT. Kedua tim hanya mampu mencetak masing-masing 2 gol.

Sebenarnya mudah bagi PSG untuk mengalahkan Arsenal di London. Namun lebih mudah lagi bagi justru bagi kubu tuan rumah melawan juara Liga Prancis tersebut yang gagal memanfaatkan kesempatan di kandangnya sendiri ketika pertandingan pertama di markas Le Parisiens. Gol telat Sanchez memang berhasil membawa satu poin berharga dari Paris. Namun mereka tahu PSG takkan mampu terkejar andai berhasil pulang dari Emirates Stadium dengan kemenangan. Di kubu tuan rumah, Wenger menurunkan Giroud yang telah mencetak 8 gol dari 9 peluang on-target terakhirnya. Sedangkan mantan pelatih Valencia yang kini membesut skuat PSG, Unai Emery, justru kehilangan satu winger andalannya, Angel Di Maria, karena cedera ringan.

Arsenal memulai laga dengan kurang meyakinkan, terutama di sektor pertahanan. Jenkinson dan Gibbs yang berperan sebagai bek sayap kanan dan kiri terlihat seperti orang yang gugup dan jarang bermain. Mereka banyak melakukan kesalahan dalam positioning maupun passing. Pun begitu dengan penahan serangan Coquelin dan Ramsey serta Iwobi di sayap kiri yang kurang dapat bermain lebih cepat dan greget. Padahal, PSG sendiri bermain lebih lambat dari biasanya, mungkin karena faktor ketiadaan Di Maria.

Alhasil, masih kurang padunya pertahanan Arsenal berujung pada gol cepat PSG pada menit ke-18. Verratti memanfaatkan lengahnya sisi Jenkinson dengan memberikan through pass kepada Matuidi yang berlari di sisi kanan kotak penalti. Kemudian ia memberikan assist mendatar ke tiang jauh yang dilanjutkan dengan sontekan Cavani sambil meluncur. Cavani membuka skor menjadi 1-0.

Beberapa menit jelang turun minum, Arsenal baru mulai bangkit dan mendikte permainan layaknya cara permainan mereka biasanya. Tekanan yang meningkat berujung pada gol penalti Giroud pada menit terakhir babak pertama. Giroud berhasil mencuri bola dari Krychowiak, kemudian mengoper kepada Ozil. Ozil lalu memberikan terobosan kepada Sanchez yang berlari ke kanan kotak penalti. Alih-alih melepaskan tembakan ke gawang, ia justru dengan cerdik menggeser bola ke kiri. Krychowiak yang tertipu sudah terlanjur menekel Sanchez sehingga ia terjatuh. Wasit asal Jerman, Felix Brych, sontak memberikan hadiah penalti kepada Arsenal. Giroud lantas tak menyia-nyiakan kesempatan menyamakan kedudukan dengan melepaskan tendangan penalti yang arahnya berlawanan dengan gerakan kiper Alphonse Areola. Skor imbang 1-1 bertahan hingga paruh pertandingan.

Tepat sejam pertandingan berjalan, Arsenal justru membalikkan keadaan menjadi 2-1. Serangan yang dibangun Sanchez di tengah diteruskan kepada Jenkinson yang melakukan overlap ke depan. Ia kemudian melepaskan through pass dari kanan ke tengah kotak penalti yang berhasil dibuang oleh kapten Thiago Silva. Dari bola liar tersebut, Ramsey kemudian melepaskan tembakan dan diblokir kembali oleh Marquinhos. Namun sial bagi PSG. Bola buangan Marquinhos justru keras mengenai Verratti dan berbalik arah ke gawang sendiri yang tak mampu dihalau Areola.

Kemenangan yang sudah di depan mata justru pupus setelah PSG berhasil menyamakan skor menjadi 2-2 pada menit ke-77. Tendangan pojok dari pemain pengganti Hatem Ben Arfa memang hanya disundul tidak terlalu keras oleh Lucas Moura ke arah gawang. Namun Iwobi kemudian sedikit menyundul bola dari Lucas sehingga arah bola sedikit berbelok dan tidak dapat dihalau oleh kiper Ospina.

Yang lebih menarik, tepat setelah gol tersebut Wenger menarik keluar Iwobi dan menggantikannya dengan Xhaka untuk menguatkan bagian tengah lapangan. Iwobi terkesan seperti meninggalkan pertandingan tanpa diberikan kesempatan untuk 'menebus dosa'.

Beberapa menit jelang bubaran, dua kali Cavani hampir menjebol gawang Ospina. Peluang pertama datang 2 menit setelah gol ketika PSG melakukan serangan balik dan Cavani berlari hingga sebelum garis kotak penalti. Ia lalu melakukan chip yang dengan cepat dapat ditangkap kiper Kolombia tersebut dengan melompat. Yang kedua, umpan manis Lucas di sisi kanan pada menit ke-81 berhasil ditanduk dengan baik oleh Cavani. Namun sayang, bola hanya tipis berada di sisi kiri gawang. Hingga 90 menit pertandingan berakhir, skor masih tetap 2-2.

Usai laga, Wenger menyampaikan beberapa hal terkait hasil pertandingan. "Saya pikir kami telah memberi intensitas ke dalam permainan dan secara keseluruhan saya percaya kami berkomitmen, dalam suatu periode dominan," ujarnya. "Namun permulaan pertandingan menjadi milik PSG karena saya pikir kami membiarkan mereka bermain terlalu nyaman. 20 menit terakhir babak pertama kami menekan dan come back menjadi 1-1.

Wenger melanjutkan, "Kami kembali melakukan start yang kuat di awal babak kedua yang kami dominan hingga 2-1. Dan kemudian kami menurun dan tidak dapat mengatur tekanan dan kami harus membayarnya. Itu membuat frustrasi karena kami mencetak gol bunuh diri yang pada dasarnya kami pikir itu menghasilkan goal kick. Kami sedikit pasif, namun itu merupakan 2-2. Itu jelas mengecewakan karena kami telah unggul 2-1, namun kami bermain melawan tim hebat yang memiliki kualitas teknis yang tinggi."

Dengan hasil seri ini, Arsenal harus puas berada di peringkat kedua grup A berkat aturan gol away antara dua tim yang bersangkutan. Pada pertandingan pertama di Paris, Arsenal hanya mampu mencetak satu gol sehingga posisi puncak klasemen diduduki PSG. Pada pertandingan terakhir grup A, The Gunners akan kembali melakukan perjanalan jauh ke Swiss untuk menghadapi FC Basel di St. Jakob-Park pada Selasa (6/12) 19.45 GMT. Pertandingan terdekat Arsenal yaitu di kancah Liga Primer yang mempertemukan skuat meriam muda dengan kesebelasan AFC Bournemouth di Emirates Stadium pada Minggu (27/11) 14.15 GMT.

Pic.: Arsenal

No comments:

Post a Comment