By : Bagas Aulia Kautsar


And it's Arsenal... Arsenal FC... We're far by the greatest team... The world has ever seen!

Tuesday, December 6, 2016

Bangkit dari Keterpurukan!

Sanchez setelah mencetak gol perdananya

LONDON - Setelah sebelumnya tesingkir dari gelaran EFL Cup, Arsenal berhasil bangkit di ajang Liga Primer. Bertandang ke tim sekota, West Ham United, The Gunners menang telak 5-1 dalam laga yang digelar di London Stadium pada Sabtu (3/12) 17.30 GMT. Dalam laga tersebut, Sanchez mencatatkan 3 gol serta 1 assist dan menjadikannya sebagai man of the match.

Kedua tim datang dengan keinginan kuat untuk bangkit dari kekalahan. Pada tengah pekan lalu, baik Arsenal maupun West Ham sama-sama harus tersingkir dari EFL Cup setelah kalah dari Southampton dan Manchester United. Kekalahan tersebut menghentikan perjalanan 19 pertandingan Arsenal tanpa kekalahan sejak laga kedua Liga Primer musim ini. Wenger hanya menurunkan 2 pemain yang sama dengan pertandingan kemarin dalam lawatan pertamanya ke London Stadium, markas baru West Ham.

Sedangkan West Ham memiliki masalah yang lebih besar dari sekedar kekalahan di EFL Cup. Performa mereka di Liga Primer tak kunjung membaik, hanya selisih 1 poin dari zona degradasi. Rekor kandang mereka pun kurang baik, hanya mengemas dua kemenangan dari 6 laga. Namun Arsenal mesti waspada dengan kembalinya striker Andy Carroll. Pada pertandingan terakhir kedua tim di Upton Park, ia mencetak hattrick hanya dalam 8 menit.

Kubu tuan rumah sudah harus kehilangan bek sentralnya, James Collins, ketika laga baru berjalan 7 menit. Ia mengalami cedera dan pelatih Slaven Bilic menggantikannya dengan mantan bek Real Madrid, Alvaro Arbeloa.

Petaka West Ham selanjutnya datang 17 menit kemudian. Ogbonna yang bermaksud mengoper bola dari sisi kiri pertahanan ke depan justru diblok oleh Coquelin. Bola kemudian dikejar oleh Sanchez, lalu sentuhan selanjutnya ia dengan cerdik melewati Reid hingga ke kotak penalti.. Dengan cermat, ia melepaskan sentuhan pendek kepada Ozil yang kosong di depan gawang. Ia lalu menyontek bola dengan tenang sekaligus membuka skor menjadi 1-0.

Pasca cederanya Collins, memang sektor kanan pertahanan tuan rumah mudah sekali ditembus sehingga Monreal dkk seringkali menusuk dari sisi tersebut hingga ke depan kiper. Namun tidak satupun gol yang tercipta dari sisi tersebut, setidaknya hingga 45 menit babak pertama usai. Skor tetap 1-0 bagi tim tamu.

Babak kedua dimulai, anak asuh Arsene Wenger semakin ganas dan kencang dalam melakukan serangan. Beberapa peluang dihasilkan dari penguasaan bola dan skema permainan yang cerdik. Hasilnya, pada menit ke-71, giliran Sanchez yang mencetak gol untuk membawa Arsenal unggul 2-0. Mustafi yang sedikit melakukan overlap melewati garis tengah lapangan melepaskan terobosan kepada Sanchez di sektor kanan. Ia kemudian berputar mengelabui Masuaku, kemudian membawa bola hingga ke garis gawang kotak penalti, lalu melepaskan tembakan menyilang yang tak dapat ditepis kiper Randolph.

10 menit terakhir, intensitas permainan meningkat, kedua tim semakin bermain terbuka. Arsenal berhasil membuat selisih gol menjadi 3 setelah Sanchez mencetak gol keduanya pada menit ke-81. Bermaksud melakukan one-two passing dengan Ozil di depan kotak penalti, bola operan Xhaka terblok dan justru mengarah ke Sanchez yang sedikit berada di kanan. Setelah menunggu dua pantulan dari bola, Sanchez langsung melepaskan tembakan first-time menyilang nan mendatar, dan bola bersarang di sisi kanan dari kiper Darren Randolph.

The Hammers, julukan tim tuan rumah, berhasil bangkit 2 menit setelahnya. Free-kick Dimitri Payet membentur mistar gawang Cech, lalu bola tepat memantul kepada Carroll. Ia langsung menyundul bola ke sisi kiri gawang yang kosong. West Ham memperkecil ketertinggalan menjadi 1-3. Sekitar 50.000 publik tuan rumah yang awalnya sudah lesu karena timnya tertinggal 3 gol, kembali bersorak.

Pasukan meriam muda seakan tidak mengizinkan West Ham dan publik London Stadium terlalu lama bersuka cita dan mencetak gol kembali. Baru semenit setelah kick-off, Arsenal kembali membuat selisih gol menjadi 3 setelah Chambo mencetak gol keempat bagi tim tamu. Operan pendek Ozil kemudian dilanjutkan dengan lesatan indah dari Chambo. Dari depan garis kotak penalti, ia melepaskan tendangan melengkung yang bersarang di sisi kiri gawang. Arsenal kemabli menjauh 4-1.

Tidak cukup empat gol, The Gunners menutup pertandingan dengan hattrick dari Sanchez. Dari serangan balik, Chambo memberikan terobosan pendek kepada Sanchez yang berlari melewati Reid, kemudian men-dribble bola hingga ke depan kiper. Ia sempat meng-cancel congkelan bola dengan memutar kaki mengelilingi bola, kemudian setelah Randolph tertipu barulah ia mengangkat bola ke pojok bawah gawang. Tim tuan rumah akhirnya harus mengakui superioritas Arsenal setelah wasit Craig Pawson meniup peluit panjang tanda berakhirnya laga.

Dalam kesempatan jumpa pers, Wenger berkomentar tentang performa timnya pada pertandingan tersebut. " Saya rasa mungkin kami bermain dengan bebas di luar kandang," ujarnya kepada Arsenal Player. "Di kandang akhir-akhir ini, mungkin kami seringkali kehilangan kesabaran ketika tidak datang (bermain terbuka) dari awal. Hari ini, jauh dari kandang, kami mungkin bermain dalam sedikit tekanan untuk cepat dalam membuat perbedaan serta lebih sabar."

Mengenai babak kedua yang impresif, ia berujar, "Anda dapat mengatakannya, namun kami memiliki performa tim yang kuat dalam 90 menit." Wenger melanjutkan, "Hanya satu penyesalan: kami tidak memanfaatkan kesempatan pada babak pertama. Kami sedikit tumpul dengan 1-0 pada babak pertama dan kami terbayang cara bermain tersebut. Kemudian Anda pikir kami dapat membayar (kesalahan) tersebut, namun kami dapat mengatur tekanan West Ham dan secara keseluruhan kami menyelesaikannya melalui cara yang kuat. Kami selalu berbahaya, ketika kehilangan bola di sepertiga lapangan terakhir kami langsung merebutnya kembali. Mungkin selama kami cukup bersabar ketika meuguasai bola dan itu merupakan performa tim yang kuat hari ini."

"Saya pikir tiap pertandingan memberikan masalah yang berbeda-beda. Terlihat pada hari ini kami mencetak lebih banyak gol tandang daripada di kandang. Apakah karena tim lawan bermain lebih lepas? Apakah karena kami bermain lepas? Jika kami melihat hasilnya, mereka sangat meyakinkan.

Ketika ditanya perubahan yang terjadi sejak kekalahan sebelumnya, ia berkata, "Saya rasa secara keseluruhan, kami memiliki performa pertahanan yang lebih kuat hari ini. Dan lebih objektif lagi, saya harus katakan bahwa West Ham kurang percaya diri hari ini dibandingkan pada periode yang sama tahun lalu. Mereka memiliki dua kelemahan. Mereka bermain di lapangan yang baru. Kami telah melewatinya, itu sangat tidak nyaman, apalagi ditambah kurang rasa percaya diri. Hari ini, saya pikir mereka kehilangan beberapa pemain penting di skuat mereka."

Kemenangan ini merupakan poin penuh tandang kelima The Gunners di Liga Primer musim ini. Jumlah gol tandang Arsenal merupakan yang terbanyak sejauh ini, begitu pula jumlah kebobolan tandang yang paling sedikit dibanding 19 tim lainnya. Hanya Manchester City yang memperoleh poin lebih banyak dari 17 poin tandang milik Arsenal. Selanjutnya, skuat meriam muda akan melawat ke St. Jakob-Park dalam laga penutup grup A Liga Champions kontra FC Basel pada Selasa (6/12) 19.45 GMT. Pada pertandingan tersebut, Arsenal mau tidak mau harus memperoleh poin yang lebih banyak dari PSG jika ingin memuncaki grup A.

Pic.: Arsenal

No comments:

Post a Comment