By : Bagas Aulia Kautsar


And it's Arsenal... Arsenal FC... We're far by the greatest team... The world has ever seen!

Wednesday, January 25, 2017

Dari Tertinggal 0-3 Menjadi 3-3!

Gabriel (5) berduel udara dengan bek Bournemouth, Nathan Ake

BOURNEMOUTH - Berhasil menang dua kali beruntun di kandang ternyata tidak membuat Arsenal lantas dengan mudah meraih poin penuh ketika harus melakoni pertandingan tandang. Berkunjung ke Vitality Stadium, markas AFC Bournemouth, skuat gudang peluru harus puas berbagi angka setelah hanya bermain imbang 3-3 dalam lanjutan Liga Primer pekan ke-20 yang digelar Selasa (3/1). Tuan rumah justru unggul 3-0 terlebih dahulu sebelum Arsenal menyamakan kedudukan menjadi 3-3.

Arsene Wenger dan anak-anak asuhnya datang ke kandang Bournemouth dalam kondisi di bawah tekanan akibat keharusan untuk menjaga poin dengan Chelsea. Terlebih mereka masih dilanda kelelahan karena hanya memiliki 50 jam waktu kotor untuk beristirahat sebelum dimulainya kick-off kali ini.

Di kubu tim tamu, Elneny tidak dapat memperkuat lini tengah Arsenal dalam beberapa pekan ke depan akibat harus membela timnas Mesir dalam gelaran Piala Afrika. Sementara di kubu tuan rumah, pemain pinjaman Wilshere tidak diizinkan bermain akibat aturan peminjaman pemain serta mantan striker Arsenal, Benik Afobe, yang tidak diturunkan manajer Eddie Howe pada laga kali ini.

Kedua tim bermain menyerang sejak dimulainya pertandingan. Keasikan menyerang, Arsenal justru kecolongan di menit ke-16. Umpan lambung Stanislas dari sayap kanan ke sisi yang berlawanan diterima oleh Daniels yang melakukan overlapping dari posisinya sebagai bek sentral. Ia kemudian menusuk ke dalam kotak penalti, mengecoh Bellerin yang terlambat meng-cover daerahnya, lalu melepaskan tendangan ke sisi sempit di samping Cech. Bournemouth memimpin 1-0.

5 menit berselang, Bournemouth semakin di atas angin setelah wasit Michael Oliver menunjuk titik putih setelah Xhaka mendorong Fraser di dalam kotak penalti, lagi-lagi di sisi pertahanan kawalan Bellerin. Callum Wilson, sang eksekutor, berhasil memanfaatkan peluang emas dari sepakan 12-pas dengan baik. Tuan rumah memimpin 2-0

Di menit ke-28, Wenger harus menarik Coquelin keluar akibat cedera. Ia kemudian digantikan oleh Chamberlain. Skor tetap 2-0 hingga paruh pertama.

The Cherries, julukan Bournemouth, hampir saja memperbesar skor menjadi 3-0 di menit ke-55. Umpan tarik King ditepis oleh Cech ke mulut kotak penalti, kemudian Arter melepaskan tembakan keras ke arah gawang. Namun sayang, bola menyentuh tangan Wilson sebelum bola melewati garis gawang.

Hanya berselang 3 menit, skuat asuhan Eddie Howe ini akhirnya berhasil memperlebar jarak dengan tamunya menjadi 3-0 melalui Fraser. Lagi-lagi tuan rumah memanfaatkan kelemahan sisi kanan pertahanan Arsenal yang dikawal Bellerin. Fraser membawa bola melewati Bellerin, kemudian menusuk hingga masuk kotak penalti dan dengan tenang melepaskan tendangan rendah ke tiang jauh. Tuan rumah menjauh atas tamunya 3-0.

Tidak terima dicukur oleh tim medioker sekelas Bournemouth, Arsenal mulai bangkit ketika laga tersisa 20 menit. Adalah Chambo yang menginisiasi terciptanya gol balasan pertama. Dari sayap kanan, ia melepaskan umpan jauh ke tengah kotak penalti. Bola kemudian disundul Giroud ke pinggir kotak penalti, dan langsung disambar oleh Sanchez yang menyundul bola sambil meluncur. Arsenal memperpendek jarak menjadi 1-3.

Tak butuh waktu lama bagi Arsenal untuk kembali mencetak gol. Di menit ke-75, giliran Lucas Perez yang mencatatkan namanya di papan skor. Dari depan kotak penalti, Xhaka mengirim bola terobosan kepada Giroud di tengah kotak penalti. Ia langsung melambungkan bola ke sisi kiri, dan tanpa menunggu bola jatuh, Lucas Perez melepaskan tembakan keras ke tiang jauh. Skor semakin tipis 2-3.

The Gunners semakin bersemangat menyamakan kedudukan setelah Bournemouth terpaksa memangkas jumlah pemainnya menjadi 10 orang. Sang kapten, Francis, melakukan tekel dua kaki terhadap Ramsey di dekat garis tengah lapangan, dan wasit langsung memberikan hukuman kartu merah kepadanya.

Usaha penyerangan Arsenal yang tanpa henti akhirnya membuahkan hasil di menit pertama injury time dari 6 menit yang diberikan wasit. Setelah memberikan assist atas kedua gol sebelumnya serta, kali ini Giroud kembali berkesempatan menjadi penyelamat muka Arsenal di publik Vitality Stadium setelah golnya mengoyak jala gawang kiper kawakan Artur Boruc. Crossing Xhaka dari sayap kanan disambut dengan sundulan yang presisi dari Giroud tanpa dapat dihalau mantan kiper Celtic asal Polandia tersebut. Skor menjadi imbang 3-3 dan Arsenal terhindar dari kekalahan memalukan.

Seusai laga, Wenger menyampaikan beberapa hal terkait jalannya pertandingan. "Saya pikir kami menderita di sisi pertahanan," ujarnya. " Mereka terlihat lebih tajam dari kami di awal. Butuh waktu untuk mengatur permainan dan Anda dapat melihat mereka pulih lebih cepat dari kami. Saya dapat melihat kami tidak berada di level yang semestinya. Saya rasa itu merupakan ujian mental bagi kami untuk bertarung kembali. Kami telah menunjukkan semangat berjuang yang luar biasa untuk bangkit dan menunjukkan ketahanan yang baik dan menolak untuk kalah -itu cukup positif."

Sebelum melakoni partai Liga Primer ke-21 menghadapi Swansea City, Arsenal akan terlebih dahulu bertandang ke markas Preston North End dalam babak ketiga Piala FA yang digelar di Deepdale pada Sabtu (7/1) 17.30 GMT.

Pic.: Arsenal

No comments:

Post a Comment